Monyet dan Angin


Kisah yang sempoi.Tapi menarik moralnya. Hj Dahari TPKHEMA kongsi


Bacalah!!
Kisah Angin & Monyet
Seekor monyet sedang bergayutan di atas pohon kelapa…
Dia tidak menyedari ia sedang diintai tiga angin besar…
Angin Ribut…

Angin Taufan…

Angin Tornado…
Tiga angin itu rupanya sedang bertaruh siapa yg paling cepat menjatuhkan si monyet dari pohon kelapa…
Angin Ribut berkata, “Aku cuma perlu waktu 45 saat…”
Angin Taufan tidak mahu kalah, “Kalau aku cukup dgn 30 saat…”
Angin Tornado, dengan nada mengejek berkata, “Kalau aku…15 saat, pasti jatuh si monyet tu…”
Lalu dimulailah pertaruhan di antara mereka bertiga…
Angin Ribut yang pertama, dia tiup angin sekencang-kencangnya…
Wuuss…
Merasa ada angin yg bertiup kencang, si monyet lalu berpegangan pada batang pohon kelapa dengan sekuatnya…
Setelah berusaha meniupkan anginnya dgn keras, ternyata si monyet tetap tidak bergerak…

dan Angin Ribut pun menyerah…
Giliran Angin Taufan…

Wuuusss… Wuuusss…
Ia juga meniupkan anginnya lebih keras…dengan sekencang-kencangnya…
Namun si monyet tetap tidak terjatuh juga…
Terakhir, Angin Tornado. Lebih keras dan kencang…
Wuuuss…wuuuss…wuuss…
Si monyet malah makin kuat berpegangannya…
Dan tetap saja tidak jatuh…

Ketiga2 angin itu akhirnya mengakui, bahawa si monyet memang hebat…
Kuat & daya tahannya luar biasa…
Tidak berapa lama, 

tiba2 datang pula Angin Sepoi-sepoi…
Dia mengungkapkan keinginannya untuk turut sama bertaruh…
Ternyata niat angin sepoi-sepoi hanya dijadikan bahan ejekan dari ketiga2 angin lainnya…
“Angin yg besar seperti kami pun tidak boleh, apalagi yang kecil…”
Tanpa banyak bicara, angin SEPOI-SEPOI terus meniup ubun-ubun si monyet.
Wuuuuuiiiisss…

Enaaaaaak…

Sedaaaaap…

Segaaaaar…
Mata si monyet…makin kuyu…

Tidak lama si monyet mula tertidur…dan tanpa disedari terlepaslah pegangannya…

Kemudian, jatuhlah si monyet dari pohon kelapa…
Sahabat…

Boleh jadi…ketika kita,

Diuji dengan KESUSAHAN…

Dicuba dengan PENDERITAAN…

Didera MALAPETAKA…

Kita kuat bahkan kuat dari sebelumnya…
Tapi ketika kita diuji dengan…
KENIKMATAN…

KESENANGAN…

KELIMPAHAN…

PUJIAN…
Saat itulah kita “terjatuh”…

janganlah sampai kita terlena…
Tetap rendah hati dan awas diri spy tdk riak bongkak dan lupa diri

Sekadar renungan bersama

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s